Shadowrun Returns merupakan sebuah game yang dihidupkan kembali dari game bertema cyberpunk fantasy yang populer pada tahun 1989 yang dipegang oleh FASA Interactive, yakni Shadowrun. Game ini sebenarnya pernah dibuat ulang dari developer yang sama dan diterbitkan oleh Microsoft Game Studios pada tahun 2007. Namun, pihak developer mengubah genre-nya menjadi online-based first-person shooter layaknya franchise Counter Strike. Hasilnya, tentu saja mengecewakan para penggemar franchise ini. Harebrained Schemes LLC berhasil menggalang dana dari Kickstarter untuk menghidupkan kembali game ini dengan mengembalikan genre-nya seperti semula, yaitu role-playing. Judulnya pun diubah menjadi Shadowrun Returns.


Publisher: Harebrained Holdings
Developer: Harebrained Scheme LLC
Jenis: Role-playing
Batas Umur: Remaja
Website Resmi: harebrained-schemes.com/shadowrun
Spesifikasi Minimum: Windows Vista / Windows 7 | Prosesor: Intel Core 2 Duo 2 GHz / AMD Athlon X2 2,7 GHz | Memori: 2 GB | HDD: 20 GB | VGA: AMD Radeon HD 2900 / NVIDIA 8800 GT DirectX 10


RPG old school yang sederhana

Sama seperti pendahulunya, Shadowrun Returns mengisahkan tentang sebuah dunia yang futuristik. Teknologi dan magis bercampur menjadi satu pada tahun 2057. Tidak hanya manusia biasa yang hidup di dunia fantasi game ini. Orc, elf, dwarf, bahkan troll juga ada di dalamnya dan hidup berdampingan. Anda sebagai shadowrunner merupakan tentara bayaran yang bekerja untuk menuntaskan misi apapun dan dengan cara apapun agar tetap hidup. Sang tokoh utama akan bekerja untuk mencari identitas Emerald City Ripper, pelaku dari pembunuhan berantai yang juga melibatkan teman lamanya, Sam Watts.

Daftar party yang tersedia dari fixer atau Nephilim Network. Setiap party yang direkrut memiliki keahlian khusus dan berasal dari berbagai macam ras

Karakter utama bisa Anda kustomisasi sesuai keinginan, mulai dari pilihan ras (race), pekerjaan (job), kemampuan (skill), serta penampilannya (appearance). Bahkan, pemain juga diberi kebebasan untuk memilih gaya bicara ketika berinteraksi dengan karakter lain. Hal ini tentunya mengingatkan kita pada game-game role-playing lainnya seperti seri Neverwinter Nights. Setidaknya, terdapat enam job yang disediakan: Mage, Street Samurai, Decker, Shaman, Rigger, dan Physical Adept dengan atribut status yang berbeda pada awal permainan. Uniknya, pemilihan skill tidak akan dibatasi ketika pemain telah mengambil job tertentu. Sebagai contoh ketika karakter utama merupakan seorang Street Samurai yang tentunya ahli dalam pertarungan jarak dekat, ia juga bisa mempelajari skill dari job Shaman seperti firebolt. Setiap skill bisa dipelajari dengan menggunakan karma point yang bisa didapatkan sepanjang permainan.

Gaya permainan sama

Sistem permainan yang digunakan juga sama dengan game Shadowrun yang pertama kali dirilis pada tahun 1989. Konsep isometric role-playing sudah tentu menjadi sebuah hal yang biasa untuk game de-ngan genre ini. Pihak developer menambahkan sistem pertarungan turn-based yang dicampur dengan konsep isometric ini, sehingga sistem permainan menjadi istimewa. Game ini menjadi sebuah game role-playing dengan gaya permainan seperti salah satu game RPG ternama, yaitu XCOM: Enemy Unknown.

Sistem pertarungan dalam Shadowrun Returns menggunakan konsep isometric turn-based. Tampilan dan caranya mirip seperti yang ada pada game XCOM

Sistem party yang dimiliki game ini terbilang tidak biasa. Berbeda dengan game role-playing pada umumnya, game ini tidak memiliki anggota party yang tetap. Pada saat akan menjalankan misi yang mengharuskan pemain untuk melakukan pertarungan, pemain dapat merek­rut party pada fixer yang selalu menyediakan tentara bayaran lainnya. Begitu misi selesai, party yang telah direkrut tadi akan menghilang. Jika pemain menginginkan sebuah tim dengan party yang sama pada misi sebelumnya, pemain harus kembali merekrutnya melalui fixer.

Pilihan percakapan juga terlihat cukup variatif. Pada misi tertentu, Anda tidak se­lalu harus melewati seorang penjaga de­ngan mengangkat senjata, namun bisa saja dengan membayar sejumlah uang. Pilihan lainnya adalah Anda bisa mengambil skill tertentu untuk menambah pilihan percakapan ketika sedang berinteraksi dengan NPC.

Kualitas grafis biasa saja

Harus diakui bahwa Shadowrun Returns tidak memiliki kualitas grafis yang dapat dibandingkan dengan game-game saat ini. Perlu diingat, kualitas grafis dalam game role-playing bukanlah menjadi hal utama. Cerita dan gaya permainan justru merupakan sesuatu yang mutlak untuk setiap game bergenre ini.

Sumber : Chip

Analisis

Shadowrun Returns merupakan game old school dengan cerita dan gaya permainan klasik. Meskipun kualitas grafis yang dimiliki terkesan biasa saja, game ini masih asyik untuk dimainkan.