Seiring dengan keluarnya OM-D E-M1 yang diposisikan di kelas profesional, Olympus pun harus mengimbangi kamera baru tersebut dengan lensa berkualitas tinggi. Dengan alasan tersebut, Olympus pun menciptakan lensa dengan kelas Profesional. Lensa yang menjanjikan optik dan materi dengan kualitas paling tinggi. Lensa baru dengan label Pro tersebut adalah M. Zuiko Digital ED 12-40 mm f/2.8 Pro.

Dengan multiple factor sebesar 2x yang ada di OM-D E-M1, focal length lensa Zuiko 12-40 mm f/2.8 Pro tersebut ekuivalen dengan lensa 24-80 mm. Cakupan serta kecepatannya identik dengan lensa zoom premium pada umumnya. Untuk melengkapi  materi bodinya yang solid dan kokoh, Olympus memasang feature  anti debu, air, dan suhu rendah di lensa tersebut. Untuk mempermudah pengaturan fokus ada ring di bagian depan yang dapat dipakai untuk mengatur fokus manual atau auto fokus hanya dengan cara menggesernya.
Untuk mempermudah pengaturan parameter kamera, di lensa berdiameter filter 62 mm tersebut dilengkapi tombol L. Fn. Tombol tersebut berfungsi untuk mengaktifkan pilihan parameter penting kamera. Sayangnya, saat pengujian fungsi tombol L. Fn-nya belum bekerja secara sempurna karena OM-D E-M1 yang diuji masih versi Beta.
Untuk mendapatkan gambar berkualitas tinggi, lensa M. Zuiko 12-40 mm f/2.8 Pro menggunakan elemen optik bermaterikan gelas berteknologi Extra Low Dispersion (ED) dan juga  elemen optik aspherical. Elemen gelas ED secara umum membuat lensa baru tersebut menghasilkan warna yang akurat dan natural. Namun, saat dipakai dalam situasi menentang arah cahaya terkadang flare yang muncul masih cukup kuat.
Yang patut diapresiasi dari gelas aspherical adalah distorsinya. Di focal length paling lebar, distorsi barrel yang muncul terbilang minim. Padahal, pemotretan dilakukan dalam jarak sekitar 30 cm mendekati jarak fokus terdekatnya.
Selama menggunakan dalam pengujian di lapangan, performa paling mengesankan dari lensa M. Zuiko Digital ED 12-40 mm f/2.8 Pro ada pada ketajamannya. Di posisi wide angle maupun tele, ketajaman hasilnya cukup memuaskan. Gambar yang diambil dari posisi wide open, dengan aperture paling lebar, ketajamannya masih cukup baik. Penurunan ketajaman di bagian pinggirnya terbilang minim. Namun, saat dipakai di f/5.6 dan f/11 hasilnya nyaris sempurna.
Tidak hanya bekerja baik di kamera milik Olympus, saat coba dipakai di Lumix GX7 milik Panasonic yang juga menggunakan sistem Micro Four Third hasilnya pun tidak kalah mengesankan. Detail gambar yang dihasilkan dari posisi wide open memiliki ketajaman yang sangat tinggi.
M. Zuiko Digital ED 12-40 mm 
F2.8 Pro
Mount:  Micro Four Thirds
Focal length: 12-40 mm
Aperture: f/2.8 – f/22
Optik: 14 Elemen/ 9 Grup
Multiple factor: 2x
Bilah aperture: 7 bilah
Fokus terdekat: 20 cm
Filter: 62 mm
Dimensi: 84 x 70 mm

Sumber : Chip

Analisis

Dari sekian banyak pilihan yang sudah ada, Olympus menambah satu lagi jajaran lensa dengan mount Micro Four Thirds yang diberi label profesional.